Wall Publication atau Majalah Dinding merupakan salah satu program kerja KEMENKOMINFO (Kementerian Informasi dan Komunikasi) dari BEM F.Psi UNM. Majalah dinding (mading) yang diniatkan sebagai media publikasi event dan isu-isu kontemporer dari KEMA F.Psi secara umum, hingga saat ini belum berfungsi maksimal. Minimnya jumlah sumber daya manusia (SDM) menjadi penyebabnya.

Terkait fungsi mading BEM yang terkesan mati suri, Mudabbir selaku Menteri Informasi dan Komunikasi yang ditemui pada Kamis (23/05) lalu menuturkan bahwa hal itu terjadi dikarenakan kurangnya SDM didalam kementerian ini. Menyebabkan tidak berjalannya fungsi mading yang seharusnya. “Kementerian ini kekurangan SDM, sehingga proker (program kerja-red) ini cenderung terabaikan,” ujarnya.

Lebih lanjut mahasiswa angkatan 2012 itu mengungkapkan bahwa KEMENKOMINFO saat ini lebih memaksimalkan publikasinya dalam bidang eletronik. Publikasi ini termasuk dalam Electronik Publication yang juga merupakan proker dari kementerian ini.

Salah seorang pengurus harian FSI mengungkapkan kekecewaannya terhadap fungsi mading yang tidak dijalankan seperti seharusnya. “Fungsi mading itu setahu saya, untuk men-share-kan kegiatan dari BKM itu, kegiatan internalnya yang perlu dipublikasikan ke orang-orang, tapi BEM tidak difungsikan itu, jadi kayak sia-sia toh madingnya. Ungkapnya saat ditemui di sekretariat FSI.

Mudabbir mengungkapkan bahwa mading akan kembali berfungsi pekan depan. “Insya Allah minggu depan sudah difungsikan, tuturnya.

Pada saat berita ini diturunkan, KEMENKOMINFO BEM KEMA F.Psi UNM telah membenahi dan memperbaharui madingnya. (RY/ATK)