Pasca terlaksananya Workshop PKM yang diselenggarakan langsung oleh Pembantu Dekan III F. Psi. UNM, kini tengah direncanakan program selanjutnya, yakni debat bahasa inggris. Program yang diselenggarakan guna mendeteksi potensi-potensi mahasiswa dalam bidang debat bahasa inggris ini diharapkan dapat menjadi ajang yang mempersiapkan mahasiswa dalam lomba-lomba tingkat nasional maupun internasional. Program ini akan menyeleksi kemampuan unggul dari mahasiswa di bidang bahasa inggris di Fakultas Psikologi UNM secara khusus.
Muh. Ahkam, menuturkan bahwa program tahunan yang ditergetkan untuk seluruh mahasiswa F. Psi. UNM ini telah lama direncanakan olehnya sebagai Pembantu Dekan III bidang kemahasiswaan, “Kan sebenarnya rancangannya sudah lama kan. Hanya saja disesuaikan dengan kegiatan-kegiatan yang lain, kemahasiswaan yah. Jangan sampai itu berbenturan. Kemudian disesuaikan juga dengan ini, jadwal-jadwal perkuliahan mahasiswa kan. Sebenarnya begitu kan kita melihat jangan sampai kegiatan ini juga bisa membebani mahasiswa yah,” tuturnya.
Mengetahui adanya rencana program tahunan oleh PD III tersebut, Qalbi Aminullah, selaku mahasiswa Fakultas Psikologi UNM mengaku turut mendukung jika program tersebut dilaksanakan. Menurutnya, program tersebut akan mendeteksi potensi-potensi mahasiswa yang mungkin tidak diketahui sebelumnya, “Biasanya kan kita nda’ tau siapa yang berpotensi sebenarnya. Biasanya kan kalau ada lomba begitu biasa yang aktif ji diambil. Kita nda’ tau potensinya orang, kita nda’ tau, eh nda’ dia tampakkan ki itu sebenarnya dia bisa berdebat bahasa inggris. Jadi kalo’ saya sih mendukung,” ungkapnya.
Tidak jauh berbeda dengan Qalbi, mahasiswa F. Psi. UNM lainnya, Muhammad Ali, turut merespon positif terkait adanya rencana program tersebut. Mahasiswa yang akrab disapa Dede ini berharap bahwa dalam teknis pelaksanaan debat bahasa inggris nanti sebaiknya dipercayakan pada lembaga atau komunitas tertentu di Fakultas Psikologi UNM, “Kalo’ menurutku sih bagus memang dan kayaknya harus malah. Tapi begitu mi, baiknya memang ada media yang jelas untuk itu yang mengembangkan begituannya, iya kalo’ bukan lembaga, komunitaslah ato panitia juga sih, ungkap mahasiswa yang merupakan anggota komunitas English Loop ini.
Dalam penjelasan lebih lanjut, Muh. Ahkam menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya akan melibatkan mahasiswa sebagai panitia dan dosen-dosen sebagai jurinya. Ia juga menerangkan bahwa akhir tahun ini akan segera direalisasikan, yakni antara November atau Desember.
Ditanyakan tentang keikutsertaannya dalam program ini, Qalbi tidak bersedia ikut sebagai peserta namun ia tetap mendukung adanya program ini. “Kalau saya toh eh jujur nah, nda’ suka berdebat. Tapi saya tetap sepakat dengan itu,” ungkap mahasiswa angkatan 2011 ini. (YNT).