(Foto bersama BKM FSI usai pelantikan)
Usai menjalankan kepengurusannya di Maperwa Kema F. Psi. UNM Periode 2014-2015, Nurfadillah Amaliah Idris yang merupakan Ketua Umum Maperwa periode lalu memilih kembali ke peraduannya di BKM Forum Studi Islam (FSI).
Sikap ini bukan tanpa alasan untuk Dila. Baginya, ia adalah utusan BKM FSI, maka sudah sepantasnya ia kembali ke BKM usai menyelesaikan masa jabatannya. “Saya dari awal memang di FSI, saya ini juga delegasi dari FSI,” terang Dila yang ditemui usai menghadiri acara pelantikan kemarin (15/06).
Selain Nurfadillah Amaliah Idris yang memilih kembali di BKM FSI, hal ini juga dialami Mashita Aprilini yang hari itu juga di lantik sebagai pengurus di BKM FSI periode 2015-2016 kali ini. Mahasiswa angkatan 2012 ini merupakan pengurus BEM di periode sebelumnya dan juga memilih hengkang setelah berakhir masa kepengurusannya. “berhubung karena banyak yang mau di urus di FSI jadi saya memilih untuk kembali menjadi pengurus di BKM FSI” jelasnya.
Wajah-wajah baru kini terlihat dalam kepengurusan Lembaga Kemahasiswaan baik di Maperwa, BEM, maupun di FSI periode ini. Beberapa sikap terlihat jelas dari mayoritas teman seperjuangan Dila maupun Mashita di periode sebelumnya. Ada yang memilih kembali ke BKM asalnya, ada yang beralih dari BEM ke Maperwa atau Maperwa ke BEM. Namun mayoritas memilih untuk tidak lagi bergabung di Maperwa dan BEM. Dengan kata lain, memilih hengkang dari garis perjuangan Lembaga Kemahasiswaan Kema F. Psi. UNM. 
Pengurus-pengurus sebelumnya mayoritas memilih haluan yang lain, dan diisi oleh pengurus-pengurus yang baru mengawali langkahnya di dunia Lembaga Kemahasiswaa F. Psi. UNM. Dengan demikian, pupus sudah harapan Rahmadhani yang menginginkan teman-temannya kembali bergabung bersamanya, sebagaimana pada berita yang dilansir sebelumnya (Baca: Resmi Pimpin Maperwa: Rahmadhani Ingin Teman-Temannya Kembali ).
“Banyak yang mau jadi pengurus BEM, dan banyak yang lebih berkompeten di dalamnya, jadi saya kembali di BKM FSI” ungkap mahasiswa yang akrab disapa Sita ini. (FA/KWA)