Musyawarah Besar XIV Kema FPsi UNM di Aula KNPI Makassar, Jumat-Minggu (03-06/06/16)
Sumber: Dok. BEM Kema FPsi UNM


Rancangan aturan baru dari pihak Birokrasi Universitas Negeri Makassar (UNM) mengenai Lembaga Kemahasiswaan (LK ) yang sebelumnya telah disosialisasikan melalui setiap Pembantu Dekan III (PD III) bidang Kemahasiswaan setiap fakultas nampaknya tak akan direalisasikan oleh Fakultas Psikologi (FPsi) UNM. Salah satu aturan tersebut ialah pelantikan serentak seluruh LK yang rencananya akan dilakukan pada bulan Januari 2018.

Sebelumnya, periode kepengurusan LK FPsi UNM Periode 2016-2017 sendiri, mestinya berakhir pada kisaran bulan Juni 2017 mendatang. Mengutip dari laman psikogenesis.com pada tabloid edisi Februari, berbicara mengenai aturan baru kemahasiswaan FPsi UNM, dijelaskan bahwa rancangan tersebut menuai kontra dari sejumlah pengurus Lembaga Kemahasiswaan. Salah satunya ialah Muhammad Farid Syahrir, ketua Komisi III bidang Sosial dan Politik (Kemensospol) Majelis Permusyarawatan Mahasiswa (Maperwa) Keluarga Mahasiswa (Kema) FPsi UNM menuturkan bahwa jika aturan ini dipaksakan, hanya ada dua pilihan, yang pertama periode kepengurusan tahun ini diperpanjang dan yang kedua periode kepengurusan tahun ini harus dipotong. "Nah kalau diperpanjang dan selesai mi semua proker (baca: program kerja), jadinya nganggur jeki', tapi kalo dipotong ya jadi ada proker ta' yang tidak terselesaikan," ungkap mahasiswa yang akrab disapa Farid ini.

Lebih jauh, Sri Dian Fitriani selaku Ketua Maperwa Kema FPsi UNM menuturkan alasan rancangan tersebut tak akan direalisasikan lantaran bentuk konkrit dari aturan tersebut yakni draft yang sebelumnya pula telah disosialisasikan belum sampai ke tangan Maperwa. Kemungkinannya masih ada hal-hal yang diubah dari situ, jadi itu hal yang belum pasti, kita tidak bisa mengikuti hal-hal yang belum pasti, dari situ sempat mi kemarin teman-teman maperwa menunggu, sampai sekarang itu belum sampai, belum ada keputusan, ungkapnya.

Selain itu, terkait masa kepengurusan, perempuan yang akrab disapa Dian ini juga menjelaskan bahwa di dalam Aturan Dasar/Aturan Rumah Tangga (AD/ART) Kema FPsi UNM telah dijelaskan bahwa kepengurusan akan berakhir setelah genap setahun atau 12 bulan. Sekarang kenapa masih bersikukuh kita berakhir di bulan 6 awal, karena disitu kita punya AD/ART, AD/ART itu berakhir selama 1 tahun atau 12 bulan itu yang sementara masih kita ikuti, tegasnya.


Terlepas dari itu semua, dampak yang mungkin ditimbulkan apabila sewaktu-waktu aturan tersebut telah diberlakukan oleh pihak Universitas barulah akan dibahas secara bersama dalam Musyawarah Besar (Mubes) Fakultas Psikologi (FPsi) nanti. Sampai saat ini kita belum bisa menerawang bagaimana kedepannya, soal itupun nanti dibahas bersama dalam Mubes, ungkap Dian. (005)

Posting Komentar