Dialog Bersama yang Diadakan oleh FPsi UNM via Zoom Meeting pada Minggu (20/08).
Sumber: Dok. Pribadi

Psikogenesis, Senin (21/08) - Dekan Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama berbagai stakeholder pada jajaran fakultas mengadakan dialog bersama dengan Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan mahasiswa FPsi UNM yang dilaksanakan secara daring pada Minggu (20/08) malam. 

Dialog yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut, membahas mengenai berbagai persoalan yang sedang terjadi di FPsi saat ini, mulai dari pelaksanaan Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP), syarat dan ketentuan dalam memprogramkan mata kuliah, percepatan kelulusan, hingga kesediaan infrastruktur penunjang.

Wakil Dekan (WD) I Bidang Akademik, Resekiani Mas Bakar, mengatakan bahwa dialog ini dilakukan sebagai kelanjutan dari dialog tertutup yang telah dilakukan sebelumnya. Dosen yang biasa disapa Kiki tersebut melanjutkan, semua aspirasi yang masuk dari mahasiswa akan ditampung dan didiskusikan bersama para pimpinan dan dosen.

"Kemarin-kemarin, karena permintaan itu belum terpenuhi maka diskusinya ada diadakan lagi hari ini, nanti tentunya kami para pimpinan dan dosen akan berdiskusi terkait aspirasi kalian, bahkan kalau nanti kita perlu perwakilan dari mahasiswa begitu, akan diatur," jelasnya.

Merespon hal ini, Menteri Sosial dan Politik (Mensospol) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (Kema) FPsi UNM, Andi Idul Saputra mengatakan bahwa dirinya merasa tidak puas dengan apa yang disampaikan Dekan FPsi bahwa belum ada solusi atas keresahan mahasiswa terkait kondisi kelas yang kurang serta meminta mahasiswa untuk menunggu hasil rapat lagi. 

"Saya tentu merasa tidak puas, karena belum ada solusi atas keresahan, atau poin yang dibahas pada malam ini, dan kita diminta lagi untuk menunggu hasil rapat," ujarnya. 

Terkait dengan rencana aksi demonstrasi yang akan dilakukan, mahasiswa yang akrab disapa Idul tersebut menyatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan dan mendiskusikan kembali terlebih dahulu bersama rekan-rekan fungsionaris LK dan perwakilan angkatan. 

"Semuanya akan tetap kembali pada kesepakatan bersama (baca: LK dan perwakilan angkatan)," jelasnya.

Sebelumnya, LK bersama mahasiswa merencanakan akan melanjutkan dengan melakukan aksi demonstrasi sebagai respon atas dialog tertutup yang dilakukan oleh LK dan perwakilan mahasiswa bersama Wakil Dekan (WD) I Bidang Akademik dan Ketua Program Studi (Kaprodi) pada Rabu (16/08) lalu. Saat berita ini ditulis, BEM Kema FPsi UNM telah mengeluarkan pamflet seruan aksi yang rencananya akan dilangsungkan di Taman Sulapa Appa pada Senin (21/08) ini. (PHS)

Posting Komentar