Foto Bersama Mahasiswa Baru Angkatan 2023 FPsi UNM.
Sumber: Dok. LPM Psikogenesis

Psikogenesis, Jumat (25/08)- Kementerian Pendidikan dan Pelatihan (Kemendiklat) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan pengumpulan angkatan 2023 secara luring pada hari Kamis (24/08) lalu.

Hayatul Mutmainnah Ardin selaku Menteri Pendidikan dan Pelatihan (Mendiklat) BEM Kema FPsi UNM menjelaskan bahwa tujuan dari pengumpulan ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan angkatan 2023 dan melakukan sosialisasi kegiatan lembaga yang ada di FPsi UNM. 

"Tujuan dari pengumpulan ini yang pertama untuk menjalin silaturahmi dengan teman-teman anak 2023 sebagai mahasiswa baru, kemudian yang kedua itu ada sosialisasi dari berbagai lembaga terkait kegiatan yang dilakukan," ujarnya. 

Lebih lanjut Mendiklat atau yang akrab disapa Inna menambahkan bahwa tujuan dari pengumpulan ini adalah untuk melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang akan dilaksanakan selama satu tahun kedepan sekaligus pemilihan Bapak dan Ibu suku angkatan 2023. 

"Terus yang ketiga ada pengenalan Diklat dan penandatanganan Memorandum of Understanding atau perjanjian MoU yang akan dilaksanakan 1 tahun kedepan terkait atribut kemudian yang selanjutnya tentunya ada pemilihan Bapak dan Ibu suku sebagai representatif teman-teman 2023," tambahnya. 

Selanjutnya, Inna menjelaskan bahwa tiga hari sebelumnya telah dilakukan sosialisasi secara daring terkait MoU dengan tujuan agar angkatan 2023 melakukan diskusi sebelum penandatanganan. 

"Kalau ditinjau dari cara pelaksanaannya tentu saja berbeda yang satu offline (baca: luring) yang satu online (baca: daring) cuman kenapa kita laksanakan secara offline karena ada pemilihan Bapak dan Ibu suku, kemudian ada penandatanganan MoU yang termasuk dalam hal ini. Kalau untuk yang dilaksanakan online kemarin hanya berupa sosialisasi MoU jadi mereka (baca: mahasiswa angkatan 2023) diberikan 3 hari waktu untuk berdiskusi kemudian penandatanganan baru hari ini," jelasnya. 

Kemudian Inna juga menjelaskan bahwa pengumpulan ini akan dilaksanakan secara rutin untuk meninjau pelaksanaan MoU dan pemeriksaan buku Kema. 

"Kalau dari kesepakatan Raker (baca: Rapat Kerja) kita akan adakan pengumpulan itu seingat saya satu kali dalam satu bulan, dua kali dalam kepengurusan. Cuman, akan rutin kami lakukan untuk meninjau dari pelaksanaan atribut MoU dan juga ada nanti namanya buku Kema jadi itu buku Kema akan kita periksa setiap melakukan pengumpulan," paparnya. 

Selanjutnya Inna menambahkan bahwa ada perubahan dari segi penggunaan atribut namun secara urgensi tetap sama.

"Oke kalau dari segi perbedaan sih secara substansi itu tidak banyak yang berubah, kan urgensinya selalu tetap sama. Cuman, kalau dari MoU-nya 2023 ini untuk sepatunya sudah tidak harus pantofel yang jelas dia full hitam pertama, kedua dari segi aturan baju itu tetap sama di tiap harinya, dan roknya itu pun sudah tidak kami atur bentuknya. Jadi kemarin itu kan harus rok span dan kalau dari kami itu terserah selama dia berwarna hitam dan panjang begitu," ungkapnya. 

Sebagai penutup Inna berharap setelah pengumpulan ini, tujuan yang diharapkan dan ditanamkan terlaksana agar dapat bersinergi bersama dalam menjalani kehidupan di FPsi UNM. 

"Harapannya itu yang pertama poin silaturahmi tetap terjalin di mana dia (baca: mahasiswa baru) bisa mengenal dulu dengan teman angkatannya, kemudian mengenal kakak-kakak, dan ibu bapak dosen. Sebelumnya kita juga sudah ada sosialisasi etika dimana kita harapkan etika itu bisa terjalin tentunya, selanjutnya itu kami harap mereka menaati MoU tersebut bukan hanya penandatanganan semata, kemudian yang terakhir tentunya kami berharap mereka bisa bersinergi bersama untuk menghadapi kehidupannya di Psikologi," harapnya. (RULL)

Posting Komentar