Ilustrasi "Nilai Dasar Belum Terpenuhi, Tanggal Pelepasan MoU Masih Belum Pasti"
Sumber: Dok. LPM Psikogenesis
Psikogenesis, Sabtu (16/03) – Ketua Angkatan Mahasiswa Baru (Maba) 2023 Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) berikan tanggapan mengenai persoalan mengapa pelepasan atribut dalam Memorandum of Understanding (MoU) belum dilakukan sedangkan Pengukuhan 2024 telah usai dari tanggal 20 Januari 2024.

Taufik Hidayat selaku Ketua Angkatan 2023 Kema FPsi UNM menjelaskan bahwa menurut Kementerian Pendidikan dan Pelatihan (Kemendiklat) secara administrasi Maba sudah bisa melepaskan MoU yang mereka gunakan 

“Sebenarnya secara administrasi kita sudah memenuhi namun ada nilai-nilai dasar yang menurut mereka (baca: Kemendiklat) belum terpenuhi," jelasnya.

Mahasiswa yang akrab disapa Taufik ini menjelaskan belum dilepasnya MoU Maba Angkatan 2023 karena masih ada nilai-nilai dasar yang belum terpenuhi sehingga MoU masih belum bisa dilepas. Nilai dasar yang dimaksud oleh Taufik adalah karena Angkatan 2023 belum saling mengenal dan juga Maba yang masih terlihat berpakaian tidak sesuai MoU.

“Nilai dasarnya itu seperti bagaimana kita sesama Maba saling mengenal, mungkin hal-hal ini yang belum bisa terpenuhi di angkatan saya. Kakak (baca: Kemendiklat) kemarin juga bilang bahwa ada juga pelanggaran yang dilakukan angkatan saya (baca: Psynvinity) seperti ada yang pakai Levis ke kampus sehingga itu memperhambat juga kenapa MoU belum dilepas,” ucapnya.

Muhammad Afdhal Yasin Pajarrai selaku Bapak Suku Angkatan 2023 Kema FPsi UNM membenarkan adanya keluhan di kalangan Maba 2023 terhadap MoU yang belum kunjung lepas agar bisa diperjelas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kema FPsi UNM terkait kapan pelepasan MoU. 

"Sering saya dengar beberapa teman saya mengeluh terkait MoU. Jadi ini juga bisa dipertimbangkan oleh pihak BEM mengapa (baca: pelepasan) MoU sekiranya kurang jelas? Apakah dilepas atau tidak? Terlebih Inaugurasi juga telah usai,” ungkap Bapak Suku Angkatan 2023 ini.

Sebagai penutup Bapak Suku Angkatan 2023 ini menyampaikan bahwa dari pribadinya sendiri Afdal merasa belum dilepasnya MoU ini bukan masalah, dilihat dari kemudahan yang didapatkan dari MoU itu sendiri

“Saya pribadi jujur ya biasa saja, kita juga pikir dari dua sisi seperti MoU dapat memudahkan kita untuk berpakaian ke kampus tanpa harus pusing memikirkan outfit,” tutupnya. (VENA)

Posting Komentar