Suasana Aksi Demo yang dilakukan BEM se-Kota Makassar
Sumber: Dok. LPM Psikogenesis

Psikogenesis, Jumat (03/05) – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Makassar gelar aksi dengan grand isu “Tuntaskan Segala Problematika Pendidikan” di bawah flyover jalan Andi Pangeran Pettarani pada pertigaan menuju jalan Letjen Hertasning pada Kamis (02/05) kemarin.  

Hasrul selaku Jenderal Lapangan Aliansi BEM se-Kota Makassar menjelaskan bahwa aksi yang digelar pada pertigaan Hertasning memiliki tema isu “Tuntaskan Segala Problematika Pendidikan” dengan isu turunan seperti “Pendidikan Gratis” yang bisa membuat seluruh masyarakat di Indonesia memiliki akses ke perguruan tinggi tanpa perlu memikirkan biayanya. 

“Tema grand isu pada aksi kali ini yaitu ‘Tuntaskan segala problematika pendidikan’. Tema ini dipilih karena hari pendidikan nasional ini adalah momentum untuk membangun suatu wacana skala nasional mengenai probematika pendidikan yang ada di Indonesia seperti wujudkan pendidikan gratis supaya pendidikan di Indonesia, khususnya perguruan tinggi bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat. Karena tidak bisa dipungkiri banyak orang yang tidak melanjutkan pendidikannya karena terkendala di biaya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hasrul juga menambahkan isu turunan dari tema "Tuntaskan Segala Problematika Pendidikan”, salah satunya yaitu “Pemerataan Pendidikan” yang belum terpenuhi di Indonesia sebagaimana realita yang dialami sektor pendidikan di luar pulau Jawa.

“Karena terlalu banyak disparitas juga ketimpangan-ketimpangan pendidikan khususnya tidak meratanya  tenaga pendidik. Beda bagaimana realitas pendidikan yang ada di pulau Jawa dengan pendidikan yang ada di pulau Sulawesi, Papua, Maluku dan lain sebagainya. Sehingga selain pendidikan gratis juga perlu pendidikan yang merata juga diperlukan,” tambahnya.

Mahasiswa yang kerap disapa Hasrul ini juga mengungkapkan bahwa ada sekitar 300 Mahasiswa yang ikut turun beraksi dengan sisanya yang belum terdata namun datang sebagai Aliansi BEM se-Kota Makassar.

“Kurang lebih 300 orang yang sempat didata. Selebihnya akan menyusul karena ini Aliansi BEM se-Kota Makassar,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Hasrul juga berharap bahwa wacana dengan tema “Tuntaskan Segala Problematika Pendidikan” yang digelar oleh aliansi BEM se-Kota Makassar bisa diperhatikan dalam skala yang besar hingga nasional sekalipun agar bisa ditindaklanjuti (baca: perbaikan sistem pendidikan) oleh pemerintah guna menunjang sumber daya manusia yang ada di Indonesia.

“Tentu harapan bersama adalah bagaimana kemudian wacana yang dibangun (baca: aksi kampanye tema ‘Tuntaskan Segala Problematika Pendidikan’) teman-teman aliansi BEM se-Kota Makassar hari ini menjadi perhatian khusus baik dalam skala daerah, kabupaten, kota, provinsi, maupun skala nasional. Karena yang mampu menunjang sumber daya manusia adalah sektor pendidikan. Sektor pendidikan perlu perhatian khusus karena problematika-problematika yang ada perlu diperhatikan oleh pemerintah agar ditindaklanjuti (baca: perbaikan sistem pendidikan)," tutupnya. (VENA)

Posting Komentar