Foto Bersama Peserta Psikoedukasi 
Sumber: Dok. Pribadi

Kelompok III tim Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) Rumah Zakat gelar Psikoedukasi di Gadde Ta binaan Rumah Zakat pada Jumat (17/05) lalu. 

Dini Amalia Surisman selaku Ketua Tim BKP Rumah Zakat menjelaskan tujuan dilaksanakannya psikoedukasi adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengasuh anak, selain itu Dini menambahkan bahwa dalam psikoedukasi ini orang tua diajarkan bagaimana menciptakan lingkungan yang mampu mengurangi stres agar mereka dapat lebih tenang dalam menyikapi perilaku anaknya.

"Psikoedukasi yang dilaksanakan ini mengenai pola pengasuhan anak dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan atau meningkatkan pengetahuan orang tua dalam mengasuh anak mereka, selain itu dalam orang tua juga diajarkan bagaimana agar bisa menciptakan lingkungan yang bisa mengurangi stres agar mereka dapat lebih baik dalam menyikapi perilaku menantang atau merusak anaknya," jelasnya.

Delani Cerelia Rembon yang juga merupakan salah satu anggota tim BKP Rumah Zakat menyebutkan bahwa kegiatan psikoedukasi yang dilaksanakan di Gadde Ta binaan Rumah Zakat dan diikuti oleh orang tua anak binaan Rumah Zakat yang berjumlah 27 orang. 

"Psikoedukasinya dilaksanakan di Gadde Ta binaan Rumah Zakat, untuk pesertanya sendiri itu diikuti oleh 27 orang tua anak binaan rumah zakat," sebutnya.

Anggota tim lainnya Uswatun Hasanah mengatakan bahwa pelaksanaan psikoedukasi dimulai dengan pemberian pre-test kepada peserta, kemudian pemberian aktivitas menyenangkan pada peserta sebelum materi di mulai. Selanjutnya, pemaparan materi disertai dengan proses tanya jawab atau berbagi terkait masalah yang dialami pada peserta dalam mengasuh anak.

"Pelaksanaannya itu dimulai dengan memberikan pre-test kepada peserta selanjutnya setelah mengisi pre-tes peserta diberikan ice breaking. Kemudian setelah itu penyampaian materi oleh pamateri lalu setelah dibuka sesi tanya jawab atau sharing terkait masalah yang dialami oleh orang tua dalam mengasuh anaknya," ucapnya.

Nurul Anisah Syahrir yang juga merupakan salah satu anggota tim BKP mengungkapkan bahwa pelaksanaan psikoedukasi ini disambut dengan baik oleh peserta yang hadir. Penyampaian materi berjalan kondusif berkat perhatian penuh dari seluruh peserta psikoedukasi.

“Psikoedukasi yang dilaksakan itu mendapatkan respon yang baik oleh orang tua anak binaan rumah zakat. Psikoedukasinya juga berjalan dengan kondusif karena orang tua yang hadir memperhatikan pemateri dengan baik," ungkapnya.

Psikoedukasi yang turut melibatkan Novita Maulidya Djalal selaku fasilitator ini mendapatkan respon yang baik. Ana Mardiana selaku program eksekutor Rumah Zakat Sulawesi Selatan mengungkapkan bahwa kegiatan psikoedukasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi orang tua agar bisa mengasuh anaknya dengan baik agar tidak terjadi hal negatif. 

"Kesannya sangat baik, karena dengan adanya psikoedukasi itu bisa memberikan dampak yang baik dan positif bagi orang tua dari segi membimbing anak anaknya dan bagaimana orang tua mengajarkan nilai yang positif kepada agar supaya tidak terjadi kekerasan, tidak terjadi hal hal negatif dalam mendidik anak anak," ungkapnya.

Sebagai penutup, Ana berharap kegiatan psikoedukasi terhadap orang tua anak binaan Rumah Zakat ini dapat dilaksanakan setiap bulan agar para orang tua bisa menerapkan ilmu yang diberikan kepada anak anaknya.

"Harapannya kedepannya itu ada setiap bulan ada psikoedukasi untuk orang tua karena dari situ orang tua bisa membiasakan diri dengan ilmu cara mendidik anak dengan baik, pokoknya lebih banyak manfaatnya dengan psikoedukasi ini agar orang tua dapat mengajarkan kepada anaknya agar anak itu tidak melakukan kekerasan, pelecehan dan hal hal negatif lainnya," tutupnya.

Posting Komentar