Foto Bersama Kegiatan Psikoedukasi
Sumber: Dok. Pribadi

Tim Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Proyek Kemanusiaan mahasiswa Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Makassar (UNM) melaksanakan psikoedukasi dengan tema "Spread Love, Not Hate Stop Bullying" terhadap siswa-siswa pada Sabtu (18/05).

Perwakilan Mahasiswa BKP Faika mengatakan bahwa psikoedukasi yang dilakukan yaitu berdasarkan dari hasil need assessment dan bertujuan untuk memberikan ilmu baru serta pembekalan bagi siswa-siswa di UPT SPF SD INPRES PANAIKANG ll/l sesuai dengan hasil need assessment yang telah dilakukan bersama tim.

 "Psikoedukasi ini dilakukan berdasarkan hasil observasi dan need assessment yang telah kami lakukan sebagian besar siswa menjawab bahwa mereka sering mengejek dan membeda-bedakan teman, dan berdasarkan observasi kami dan informasi yang diperoleh dari Wali Kelas dan beberapa guru lain, bahwa di UPT SPF SD Inpres Panaikang II/I Makassar ini banyak terjadi pembullyan baik verbal maupun non verbal di kalangan siswa dan siswi kelas V. Untuk itu, kami melakukan psikoedukasi ini untuk memberikan ilmu baru serta pembekalan bagi siswa dan siswi di UPT SPF SD Inpres Panaikang II/I,” ujarnya.

Lebih lanjut, Faika menyampaikan rasa syukurnya atas respon positif yang diberikan oleh para peserta serta kehadiran dari beberapa pihak yang menyukseskan berlangsungnya psikoedukasi yang dibagi menjadi dua sesi yaitu sesi pemberian materi dan sesi dua yaitu mengukur perilaku peserta terkait materi yang telah dipaparkan.

"Kami sangat bersyukur atas respon positif dari peserta terhadap acara psikoedukasi yang kami susun dengan sepenuh hati. Mulai dari kehadiran Mentor dari UPTD PPA Kota Makassar, Kepala Sekolah, dan juga Wali kelas, materi-materi yang kami persiapkan. Dimana sesi pertama itu pemberian materi terkait bentuk-bentuk, faktor, dan dampak bullying serta cara mengatasi perilaku bullying, Sesi dua dilakukan untuk mengukur perilaku siswa-siswi setelah diberikan materi terkait bullying dengan memberikan post test yang berisi gambar perilaku bullying,” ujarnya 

Sebagai penutup hu, Ainun selaku perwakilan peserta dari psikoedukasi mengatakan bahwa psikoedukasi ini sangat penting dan membantu siswa-siswi UPT SPF SD Inpres Panaikang II/I Makassar meningkatkan pengetahuan mengenai bullying dan bagaimana pencegahan bullying di lingkungan sekolah, karena menurut pengakuannya belum pernah ada psikoedukasi atau kegiatan semacam ini yang pernah dilaksanakan di UPT SPF SD Inpres Panaikang II/I Makassar

"Ini sangat bagus dan bermanfaat bagi kami karena disini tidak pernah ada materi seperti itu, selama sekolah ini saya baru dapat materinya tentang apa itu bullying, macam macam bullying dan bagaimana mengatasi bullying sangat penting dibawakan dan sangat bermanfaat karena disini banyak yang tidak tahu apa itu bullying padahal bullying sangat sering terjadi," tutupnya.

Posting Komentar